Kamis, 17 April 2014

Parkour?

Have you ever heard about, Parkour? Do you know what is Parkour? Have you ever tried this stuff?

So, Parkour is one of many kind of training discipline developed from military obstacle course training. Usually, practitioners aim to get from A to B in the most efficient way possible. This kind of training can include obstacle courses, running, climbing, swinging, vaulting, jumping, rolling, depending on what movement seems most suitable for given situation.

Parkour is a non-competitive activity, which can be practiced alone or with others. It can be practiced in any location, but is usually practiced in urban spaces. Parkour involves seeing one's environment in a new way, and imagining the potentialities for movement around it.

For the first time, Parkour was developed in the fashion country, France, by Raymond and David Belle and also Sebastien Foulcann during the late 1980s. Parkour became popular in the late 1990s and 2000s through films, documentaries, and advertisements featuring these practitioners and others.
Parkour's training methods have inspired a range of other activities,including freerunning and l'art du déplacement. Although their creators define them as separate activities, practitioners and non-practitioners alike often find it difficult to differ whether it is freerunning or parkour.
For the movement, there isn't an official list about the movement. But, basically, we could see some example from the practitioners, such as:
  • running towards a high wall and then jumping and pushing off the wall with a foot to reach the top of the wall
  • moving from a position hanging from a wall-top or ledge, to standing on the top or vaulting over to the other side
  • Vaulting over obstacles
  • jumping and landing accurately with the feet on small or narrow obstacles
  • jumping and catching a ledge with the hands while the feet land on the vertical surface below.
  • using a rolling motion to help absorb large impacts

Alhough Parkour is fun, it has a serious risks that must be faced by the practitioners, such as Trespassing and Injuries. Parkour is kinda cheap because the practitioner doesn't have to get some equipment. They only need a light casual clothes.
  • If anything is worn on the upper body, it is usually a light garment such as a T-shirt, sleeveless shirt, or crop top
  • Most commonly sweatpants are used on the lower body, although some wear tracksuit bottoms or shorts
  • For the footwear, they usually wear a pair of comfortable running shoes, ones that are generally light, with good grip and flexibility are encouraged. Various sport-shoes manufacturers, such as Nike, with its Nike Free shoes, have developed shoes specifically for parkour and freerunning.

And now, I wanna presented this video to you all. It is my first Parkour video, YAY! I made it with my friend, Carissa Nuryasmin Putri wearing a big, fluffy orange costume! For your infomation, this project is her idea!
Maybe, it is kinda weird for you, but for me and my friends, it is a great video!


Casts of the video:

    • Practitioner: Carissa Nuryasmin Putri
    • Cameraman: Myself, Nadira Anamika Utari


Thank you very very much for reading and ENJOY THE VID!


Kamis, 24 Oktober 2013

Sinopsis Novel - You Are My Sunshine: Matahari dari Tokyo




Judul novel      : You are My Sunshine: Matahari dari Tokyo

Penulis            : Clara Canceriana
Penerbit          : Gagas Media
Tahun              : 2013
Tebal isi           : 16 Bab, 328 halaman



Novel remaja berjudul You are My Sunshine: Matahari dari Tokyo karya Clara Canceriana bercerita tentang kehidupan asmara seorang dosen honorer di Universitas Bintara. Dosen honorer yang mengajar di jurusan sastra Jepang ini bernama Kristal. Ibunya selalu mendesak Kristal untuk segera menikah. Sahabatnya, Kinan, yang juga seorang dosen honorer, berusaha membantu Kristal dengan mengadakan goukon atau perjodohan dengan seorang temannya di Jepang, Ryouta. Ryouta, yang bekerja sebagai karyawan paruh waktu di sebuah perusahaan cleaning service, juga mengalami hal yang serupa dengan Kristal. Awalnya, Ryouta merasa bahagia ketika akan meninggalkan Tokyo. Ia berharap akan menemui sosok wanita yang ia cari. Namun, semuanya berubah pada pertemuan pertama mereka.
Sejak pertama kali bertemu di sebuah mal, Kristal tidak menyukai Ryouta. Penampilan Ryouta lah yang membuatnya tidak suka. Rasa ketidaksukaan Kristal terhadap Ryouta semakin menjadi-jadi, ketika Kinan meminta Kristal untuk mengizinkan Ryouta menginap di kontrakannya. Hari-hari Ryouta sungguh membosankan. Hampir setiap hari, Kristal marah kepada Kinpatsu, julukan yang Kristal berikan kepada Ryouta yang berambut pirang. Sebelumnya, tidak ada yang masyarakat yang mengetahui perihal menginapnya Ryouta di kontrakan Kristal. Sampai suatu pertengkaran yang terjadi antara Ryouta dan Bruno, pacar baru Kristal yang juga bosnya di DT Corp, perusahaan penerjemahan terkenal tempat ia bekerja. Masyarakat pun mengusir Kristal dari kontrakannya.
Pada hari pernikahan Kinan, Ryouta memutuskan untuk kembali ke Tokyo. Awalnya, Kristal sangat senang atas rencana itu. Namun, perasaannya berubah ketika Ryouta pulang. Ia merasa hidupnya kembali kelabu saat Ryouta pulang.

Novel ini memiliki 16 bab yang tidak disertai judul bab. Bahasa yang ringan dan jenaka membuat suasana cerita semakin hidup. Novel ini cocok untuk kalangan remaja hingga dewasa. Cerita ini memberikan pelajaran hidup untuk tidak membohongi perasaan sendiri, tidak menilai seseorang dari penampilannya, serta memikirkan segala tindakan sebelum melakukannya. Sayangnya, bentuk novel ini relatif kecil dan tidak disertai ilustrasi. Semua hanya berupa kata dan kalimat.

Kamis, 16 Mei 2013

Rencana Bisnis Future Gw!

Guyss, hari ini gw mau nge-share rencana bisnis future gw. Bisnis ini terinspirasi atas kisah suksesnya Ina Cookies. Siapa tau bisa kayak Bu Ina. Ya gak ?



Rincian Perusahaan

Nama Usaha                                                 : Nadika Cookies and Pastry
Jenis perusahaan menurut lapangan kerja        : Industri makanan
Pemilik Perusahaan                                       : Nadira Anamika Utari
Lokasi                                                          : KAV. DKI Blok 147 No. 15, Meruya
  Selatan, Jakarta Barat

Lokasi ini menguntungkan karena
Barang yang dijual  : Enak, sehat, dan terjangkau harganya.
Distributor             : Distributor mudah menjangkau tempat karena jarang terjadi
  Kemacetan dan tidak rawan banjir.
Konsumen              : Mudah mendapatkan barang karena tempat penjualan
                                strategis, dapat dijangkau dari arah Jakarta maupun Banten,
                               jarang terjadi kemacetan dan tidak rawan banjir.





RENCANA BISNIS
Nadika Cookies and Pastry

Nama Usaha           :  Nadika Cookies
Produsen               :  Nadika Food
Pemilik                  :  Nadira Anamika Utari   
Alamat Produksi     :   Tempat tinggal Nadira Anamika Utari
    KAV. DKI Blok 147 No. 15, Meruya Selatan, Kembangan,
                                 Barat 11650
Visi
Perusahaan ini bertujuan untuk menyediakan alternative kue kering yang lezat, variatif, dan harga terjangkau.

Analisis Pasar
Dari pengamatan saya, di lingkungan saya akan berjualan, tidak ada yang menjual kue-kue kering.

Analisis  Pesaing
Karena di lingkungan di mana saya akan berjualan belum ada pedagang yang menjual produk serupa, maka saya dapat mengatakan bahwa kami tidak memiliki pesaing.

Strategi
Nadika Cookies and Pastry dapat membuat kue kering yang enak, murah, dan bergizi. Dibuat dengan bahan-bahan pilihan terbaik untuk menciptakan cita rasa yang berbeda dari kue-kue kering pada umumnya.  Selain itu, kue-kue yang akan dipasarkan juga memiliki variasi rasa yang sangat beragam.
Nadika Cookies and Pastry tidak mendistribusikan barangnya secara independen. Tetapi melalui agen-agen yang tersebar di berbagai tempat. Walaupun begitu, harga barang tetap murah. Pembagian komisi kepada agen dilakukan dengan cara mentotal berapa banyak stoples kue yang dijual dalam satu bulan. Diperkirakan, agen akan mendapat sekitar 10% keuntungan dari total penjualan.
Untuk mempermudah konsumen, perusahaan ini juga menawarkan system pesan antar. Konsumen dapat melihat kue-kue yang dijual di website perusahaan dan memesannya melalui telepon maupun email. Kelebihannya, konsumen tidak akan dibebani biaya ongkos kirim.
Kelemahannya, Nadika Cookies and Pastry belum memiliki pengalaman yang cukup. Meskipun memiliki variasi rasa yang banyak, belum tentu para konsumen menyukainya.
Strategi yang kami terapkan adalah memberikan potongan harga kepada konsumen yang membeli 1 lusin kue pada 1 kali pembelian sebesar 10%. Dan untuk para agen, saya akan memberikan hadiah paket umroh bagi agen dengan penjualan tertinggi dalam satu tahun.

Produk
Nadika Cookies and Pastry adalah toko yang menjual kue-kue kering yang sehat, enak, dan memiliki rasa yang bervariasi. Di dalam 1 stoples, konsumen dapat memilih sendiri kue apa yang ingin mereka masukkan ke dalam stoples tersebut. Tapi, konsumen juga bisa membeli 1 stoples dengan 1 rasa yang sama. Pilihan rasa yang disajikan pun banyak. Seperti kastengel, nastar, dan choco chip.
Sasaran konsumsi kami adalah semua lapisan usia, dari muda hingga tua. Produk ini dirancang sebagai alternative para konsumen dalam menyuguhi tamunya di hari-hari besar maupun sehari-hari untuk dinikmati keluarga. Produk ini akan kami jual seharga Rp50.000,00. Dengan harga yang relative lebih murah dari pada penjual lainnya, diharapkan mereka mau membeli produk dari Nadika Cookies and Pastry.

Pemasaran
Nadika Cookies  and Pastry  akan melakukan pemasaran dengan cara:
  1. Membuka stand di pameran-pameran. Misalnya pameran UKM.
  2. Memberikan tester kepada calon konsumen.
  3. Melakukan promosi dengan membuat iklan di radio.


 Gimana? Teoritis gak gw haha.


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   

Selasa, 14 Mei 2013

Hilang

Karya : Nadira Anamika Utari


Dahulu ketika masih dipangkuan Ibu
Kebahagiaan mengalir dengan derasnya
Mengalir dalam awal-awal hidupku
Disambut orang-orang di dunia

Dua tahun menetap
Menetap di alam semu
Akhirnya aku mendapatkan
Teman masa kecil yang akan meninggalkanku

Angga
Indah namanya juga perilakunya
Walau laki-laki
Tetapi mau bermain denganku

Hampir tiap waktu
Aku bermain bersamanya
Kadang di rumah Nenekku
Kadang di rumah Omanya

Namun hari tu pun tiba
Hari di mana aku tak melihatnya lagi
Ternyata dia pergi
Meninggalkan negeri pertiwi

Hatiku hancur
Teman kecilku telah hilang
Pergi meninggalkanku
Menuju negeri antah berantah

Untuk selamanya..

Minggu, 12 Mei 2013

Setiap Saat

Karya : Nadira Anamika Utari


Kaish sayang
Dua kata dari ribuan kata elok
Dua kata yang menciptakan suasana
Suasana damai nan berwarna

Kasih sayang 
Dua kata yang tertanam pada qalbu kaum manusia
Sejak dibuaian ibu 
Hingga menghuni liang lahat

Kasih sayang 
Perasaan yang ada setiap saat
Tak hanya sehari
Terlebih lagi hanya kepada seseorang

Kasih sayang di mana-mana
Pada ibu dan anaknya
Antara lelaki dan wanita
Serta Tuhan dan hambaNya

Jika dikau hendak merubah dunia
Dari dunia peperangan menuju kedamaian
Kau tak harus berperang atau demo
Melainkan, menebar kasih di planet ini

Kamis, 09 Mei 2013

Semut

Karya : Nadira Anamika Utari


Awan-awan di angkasa
Ringan nan lembut
Menyelimuti hari
Yang indah berseri

Hutan belantara
Yang tidak terjamah para makhluk sempurna
Menghadirkan kisah apik
Para semut di sana

Menyusuri alang-alang
Bertahan dan berjuang bersama
Menghadapi sang predator
Semuanya untuk sejumput makanan

Segala rintangan dilewati
Tanpa berkurang barang satu personil pun
Semua dihadapi dengan sebuah kunci
Kunci kesetiaan dan rela berkorban

Dikala pemangsa datang menyergap
Semut dilanda kebingungan
Namun semua itu sirna
Ditelan rasa nasionalisme terhadap koloni

Suatu ketika kesulitan melanda kawannya
Kesulitan memikul beban makanan
Merasa iba dengan kawannya itu
Tak sungkan mereka mengurangi beban tersebut

WahyuNya telah turun membawa petunjuk
Patriotisme tak hanya di dalam peperangan
Namun juga ada
Di tempat-tempat tak terduga

Rabu, 08 Mei 2013

Surat Misterius


"Kesuksesan tidak datang sendiri. Melainkan datang dengan usaha dan doa kita."

Kalimat itu lah yang Nadira temukan di atas bukunya. Kalimat itu di ketik rapi di atas secarik kertas. "Sangat misterius." ujar Nadira sambil berlalu pergi. Ia pun terheran-heran, bagaimana kertas itu ada di bukunya. Padahal buku itu diletakkan di dalam tas.

Memang, Nadira sedang berusaha untuk mnejadi seorang pemain biola yang mahir. Tapi, dia malas sekali pergi les dan latihan di rumah. Alhasil, impiannya sulit di gapai. Semuanya harus diperintah Ibunya. "Bagaimana kamu sukses kalau kamu malas terus, Nak.." ujar Ibunya kepada Nadira.

Keesokkan harinya, Nadira bercerita kepada sahabatnya, Saras, mengenai surat misterius itu. Namun, entah mengapa, Saras malah membela orang yang mengirim surat itu. Nadira yang tidak terima atas penjelasan Saras pun pergi meninggalkan Saras.

Saat sampai di rumah, Ia merenung, "Betul juga ya, isi surat itu. Gimana aku mau sukses kalau malas terus." Mulai detik itu, Nadira berubah. Dengan segera, Nadira membuat ulang jadwal latihan biolanya. Ia pun terus berlatih tanpa lelah. Bahkan, jika di hitung, dalam sehari Nadira berlatih bhampir 3 jam sehari!

Melihat itu, ibunya sangat senang. Beliau senang karena minta putrinya kepada musik kembali lagi. Beliau sangat bersyukur dan merasa usahanya tidak sia-sia.

Prestasi Nadira di bidang musik naik secara drastis. Dia juga sering mengikuti acara-acara orkestra yang dilaksanakan oleh tempat lesnya setiap bulan. Namun, di dalam hati kecil Nadira, Ia masih bertanya-tanya  siapa yang membuat kalimat motivasi yang ditemukan diatas mejanya.

Ia pun memberanikan diri bertanya kepada Mbok Sinah apa yang Ibunya lakukan selama Ia bersekolah. Dan, akhirnya, Ia tahu, siapa yang memotivasinya. Malamnya, Nadira mengajak Ibunya mengobrol. Hal yang sangat jarang dilakukan Nadira terhadap Ibunya.

Di akhir pembicaraan, Nadira bertanya, "Apa benar ibu yang telah memotivasiku? ujarnya sambil terisak. Mereka pun berpelukan. Di hari itu, Nadira benar-benar mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.