Tampilkan postingan dengan label Teguh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teguh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2013

Keinginan itu, Penting!! (Part 2)


Karir politiknya berawal pada tahun 2005. Saat itu, beliau menjabat sebagai anggota Staf Khusus Kementrian Pendidikan Nasional, yang pada saat itu, Bapak Bambang Sudibyo sebagai Menteri Pendidikan Nasional. Pada tahun itu pula, politisi asal Wonosobo ini resmi menjadi anggota Partai Amanat Nasional (PAN). Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral PAN.
Saat ditanya mengenai tokoh idola, dengan lantang beliau menjawab, “Pak JK!”. Menurutnya Bapak Jusuf Kalla, atau yang akrab disapa “JK”, adalah sosok pemimpin sejati.   Pak JK berani dalam mengambil keputusan dan resiko. Keputusan-keputusannya juga  bijaksana. Beliau mampu menyelesaikan konflik yang telah terjadi, seperti Konflik Ambon, Konflik Poso, dan Konflik Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut Pak Teguh, banyak orang yang merindukan masa pemerintahan Pak JK. Sekarang, Pak JK menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).
Sekarang kita kembali lagi ke ranah politik. Politisi yang memiliki 2 anak ini, sudah sekitar 8 tahun menekuni ranah politik negeri ini. Beliau pun masih setia dengan partai yang sudah membesarkan namanya, PAN. 



Kawan, mau tau, dimana sekarang posisi dari sang politisi? Tunggu Post ku besok yaaa. Jangan kelewatan!

Minggu, 24 Maret 2013

Keinginan itu, Penting!! (Part 1)


Saat yang ku tunggu-tunggu tiba. Ya, tepat pada hari Sabtu, 23 Maret 2013, aku bertemu dengan salah satu orang hebat dari ranah politik. Beliau adalah Bapak Teguh Juwarno. Kami bertemu di sebuah food court terkenal di Gandaria City. Mau tau gimana ceritanya? Yuk, langsung saja!
Pria kelahiran 01 November  1968 ini, mulai tertarik dengan dunia politik sejak  tahun 1993. Saat itu beliau sedang berkarier di dunia pertelevisian.  Untuk diketahui, Bapak Teguh ini telah menjadi wartawan pada Majalah Tempo pada tahun 1993 – 1994. Sedangkan pada tahun 1994 sampai 2005 beliau bekerja sebagai wartawan di RCTI.
Beliau mengatakan bahwa ketika beliau meliput berita, beliau menemukan bahwa ternyata pusat pengambilan keputusan berada di tangan DPR. Beliau merasa bahwa beliau harus terjun ke dalam wadah tersebut.

Mau tau, kapan karier beliau di mulai? Jangan lewatkan post selanjutnya yaaaaaaa:)